Selasa, 27 November 2007

Tas AkSeSoRis BeRBaHaN SamPaH

Tak selamanya sampah harus dibuang. Di tangan Aswin Aditya, sampah plastik mampu diubah menjadi aneka produk berharga, mulai dari payung hingga tas laptop. Wajar, jika pria berusia 36 tahun itu memutuskan meninggalkan pekerjaan mapan di salah satu perusahaan swasta demi mengembangkan bisnis itu.

Di bengkel Aswin di Jakarta sampah-sampah plastik dikumpulkan dari para pemulung. Sampah plastik dicuci, dijemur, dan dipisah-pisahkan. Plastik dari bekas aneka barang kemasan itu lalu dibentuk jadi aneka produk berharga.

Bengkel Aswin mampu menyulap sampah plastik seharga Rp 6.000 menjadi payung bernilai RP 150 ribu. Hasil karya bengkel sampah Aswin telah diekspor ke sejumlah negara, seperti Singapura, Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

artikelnya bikin sendiri kan gak copy paste?